IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Dahsyatnya Hypnoparenting
Editor : Yoan Destarina
Penerbit : Penebar Plus+
Cetakan : I. Jakarta 2010, II. Jakarta 2010
Tebal : iv + 116 Halaman
ISBN : 978-602-8661-23-2
ULASAN BUKU
Kesuksesan berangkat dari keluarga. Dari keluargalah seseorang dibentuk
karakternya. Namun dalam perjalanannya, banyak orang tua yang menemui
berbagai kesulitan dalam mendidik anak. Anak malas belajar, tidak suka
makan, kurang percaya diri, anak yang nakal, dan masih banyak lagi.
Hypnoparenting adalah salah satu solusi bagi para orang tua yang menemui
kesulitan tersebut. Hypnoparenting berasal dari hipnosis dan parenting.
Hipnosis bukan sihir, hipnosis adalah pengetahuan dan teknik
berkomunikasi dengan sistem kerja otak. Sedangkan parenting adalah
segala sesuatu yang berurusan dengan tugas-tugas orang tua dalam
mendidik anak. Hypnoparenting menggunakan prinsip kerja hypnosis
(komunikasi dengan otak) dengan pengetahuan tentang bagaimana mendidik
anak dan menjadi orang tua yang mampu memahami perkembangan anak untuk
menuju kehidupan yang baik, sukses dan bahagia.
Orang tua menjadi pelaku penting dalam hypnoparenting ini. Dalam
prakteknya, hypnoparenting adalah proses sugestif dengan menanamkan
kalimat-kalimat yang bersifat positif, contohnya, “kamu pintar dan
rajin. Kamu senang belajar dan selalu mengerjakan tugas dengan baik.”
Waktu paling efektif untuk memasukkan sugesti adalah menjelang tidur,
saat bangun tidur, pada waktu emosi anak meningkat, dan ketika anak
dalam keadaan terkejut. Agus Sutiyono selaku penulis sudah mulai
membisikkan kalimat sugestif terhadap anaknya, Citra Amalia Putri
Sutiyono. Kalimat yang selalu ia bisikkan setiap bangun tidur sejak
Citra berusia 6 bulan tersebut yaitu, “Terima kasih, ya Allah, aku
sehat, aku bahagia, aku pintar, dan baik hati.” Sugesti yang diberikan
pada saat yang tepat ini ternyata membentuk betul perilakunya. Citra
tumbuh dengan emosi yang seimbang dan disenangi teman-teman.
Dalam hypnoparenting, orang tua harus memiliki kecerdasan emosional dan
kecerdasan spiritual yang tinggi untuk membantu anak-anak mengoptimalkan
kemampuan. Anak sebaiknya tidak dididik agar cerdas tapi juga mampu
berfikir kreatif, imajinatif, dan mempunyai emosi yang stabil.
Kreativitas orang tua dibutuhkan dalam menggunakan kalimat sugesti yang
tepat untuk anak.
Buku ini merupakan hasil belajar sang penulis di fakultas Magister
Manajemen IPMI Jakarta dengan spealisasi program Manajemen Sumber Daya
Manusia Pada tahun 1996. Selain itu, penulis juga mengikuti
Indonesia-Australia Specialist Project II, Human Rights
Program-University Of Sidney (UTS), Australia pada tahun 2003. Ditulis
dengan bahasa yang lugas nan santai dan berorientasi ke dalam keluarga,
buku ini sangat cocok dibaca oleh para orang tua. Kalimat-kalimat
sugestif dalam buku ini sangat beragam dan telah diterapkan oleh
penulisnya sendiri yang memang berhasil membentuk perilaku anaknya.
Selain mendapat ilmu tentang cara mendidik, mengubah atau membentuk
perilaku anak, orang tua juga bisa mendapat berbagai ilmu pengetahuan
yang bisa mereka ajarkan kepada anak-anak mereka, seperti pengertian
hipnotis, mekanisme kerja otak dan lain sebagainya. Buku ini juga cocok
dibaca oleh kalangan remaja. Kalimat-kalimat sugestif yang ada pada buku
ini sangat bermanfaat dan dapat mereka terapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
Desain gambar animasi yang banyak terdapat dalam buku ini justru menjadi
kekurangan karena buku ini berorientasi dalam kehidupan keluarga yang
ditujukan untuk dibaca orang tua. Selain itu, ada banyak istilah-istilah
dalam bahasa asing yang umumnya sukar dipahami oleh para orang tua.
Namun, terlepas dari kekurangan yang ada, buku ini layak dimiliki oleh
semua kalangan khususnya orang tua yang menginginkan anaknya menjadi
pribadi yang baik. Mendidik anak layaknya menanam pohon, jika kita benar
secara perlakuannya, maka kita juga yang akan memetik dan menikmati
hasilnya. Sungguh Dahsyatnya Hypnoparenting.