LEPRANDO

WELCOME

Selasa, 03 Mei 2016

TUGAS BAHASA INGGRIS



                                                                   Minggu 1 - 10                             

#1

A.Subject
adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu: predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupaarticle (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb ataucompound verb tunggal.


B.
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle ~ phrasal verb (get in, make up, read over).

Macam – macam verb :
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
  • Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak
         (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
  •  Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix-ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.verb
  •   Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
  •  Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dansubject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
  • Linking Verb: menghubungkan subject of a sentencedengan deskripsinya
  • Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjaficontoh kalimat: I had my house renovated last week).
  •   Auxiliary VerB. Auxiliary merupakan kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi:·         primary auxiliary (be, do, have): menguatkan makna kata kerja utama·         modal (can, could, may, might, will, would, shall, should, must): mengekspresikan willingness (kemauan), ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).
  •  phrasal modal (be able to, be going to, ought to, used to, etc): modal verb yang terdiri dari lebih dari satu kata.
C. COMPLIMENT
Complement adalah noun, pronoun, adjective atau konstruksi lain yang berakting seperti noun atau adjective yang berfungsi mendeskripsikan atau merujuk kepada direct object (DO).  Hanya transitive verb yang dapat memiliki object complement. Selain menerangkan object of verb, objek ini juga dapat mengikuti object of preposition.

D. MODIFIER
Modifier adalah kata, phrase, atau clause yang berfungsi sebagai adjective atau adverb yang menerangkan kata atau kelompok kata lain.

2. Contoh Kalimat

A. Subject Complement
Subject complement  adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verb of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu : predicate adjective (subjek dihubungkaan dengan adjective), predicate noun (subject dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Contoh Kalimat Subject Complement
Keterangan
Mr. Mamat was a great headmaster.
headmaster (predicate noun) = menerangkan subjek (Mr. Mamat). 
a great = modifier yang menerangkan headmaster.
a great headmaster = noun phrase.
That lady is very beautiful.
beautiful (predicate adjective) = menerangkan subjek (lady).
very = modifier yang menerangkan beautiful.
that lady = noun phrase
These are yours
yours (predicate pronoun) = menerangkan subjek (this).
these =demonstrative pronoun.
The noodle tasted delicious
delicious (predicate adjective) = menerangkan subjek (noodle).
the noodle= noun phrase.
My favourite activities are shopping andtraveling.
Shopping, traveling(gerund) = menerangkan subjek (activity).
my favourite activity = noun phrase.
His dream is to win a cooking contest.
to win a cooking contest(infinitive) = menerangkan subjek (dream).
his dream = noun phrase.

B. Verb Complement
Verb complement adalah direct object (DO) atau indirect object (IO) dari suatu action verb. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun, seperti: gerund, infinitive, dan noun clause.

Contoh Kalimat Verb Complement
Direct Object
Indirect Object
my boss paid me two thousand dollars.
noun phrase
pronoun
I love swimming
gerund
she wanted to go
infinitive
He discovered that creating a website is quite easy.
noun clause



C. Complement
The naughty boys called Rezky madman to make him angry
I found the question easy
He drives me crazy
He discovered that creating a website is quite easy
She wanted to go.

D. Modifier
She found a letter put on my bag
She swims so beautifully
The book that he has read is very interesting
When you went to te grocery, he came

3. Macam – macam Pronoun :

Macam Pronoun
Penjelasan
Kalimat Pronoun
Personal Pronoun
merupakan kata ganti untuk orang, hewan, benda, atau hal sacara spesifik. Bentuk kata ganti ini tergantung pada pperan (subject, object, possessive), jumlah, orang ke- dan gender dari noun yang digantikan
I, you, us, them, its
Demonstrative Pronoun
Merupakan kata ganti yang menggunakan parameter number (jumlah) dan distance (jarak)
this, that, these, those
Introgative pronoun
Merupakan kata ganti yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan.
who is that man ?
Relative pronoun
merupakan kata ganti yang biasanya digunakan untuk mengajukan pertanyaan
the packet which was sent a week ago, has received.
Indefinite Pronoun
Merupakan kata ganti untuk orang, benda, atau hal secara umum atau tidak spesifik.
anything, everything, none
Reflexive Pronoun
Merupakan kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subjek menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatu clause atau kalimat.
I’m going to buy myself new jeans
Intensive Pronoun
Merupakan kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan pada noun yang mendahuluinya.
I myself promise not to corrupt the project
Reciprocal Pronoun
Merupakan kata ganti yang digunakan pada kondisi ketika dua atau lebih subjek melakukan aksi yang sama satu sama lain.
each other, one another
               
4. Contoh kalimat:

Rezza / is watching / movie / tonight
Subject /  verb phrase / complement / modifier of time

Firah dan Mita / have visited / the officer
Subject / verb phrase / complement

We / can play / in this park / today
Subject / verb phrase / modifier of place / time

Dims / should / have brought shirt / tomorrow
Subject / verb phrase / complement / modifier of time

Fitri / is washing / dishes / right now
Subject / verb phrase / complement / modifier of time

#2

Pengertian Verb Phrase
Verb phrase berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb dan auxiliary verb-nya, sedangkan berdasarkan generative grammar adalah predicate — main verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya: auxiliary verbcomplement, dan/atau modifier, kecuali subjek kalimat.

Verb Phrase
Traditional Grammar
main verb
Generative Grammar
+/- auxiliary verb + main verb +/- complement +/- modifier

Keterangan:
·         Complement (objek kalimat)  dibutuhkan jika kata kerja utama berupa transitive verb.
·         Modifier dapat berupa adjective, adverb, atau konstruksi lain yang berfungsi seperti salah satu dari part of speech tersebut.
Verb Phrase: Traditional vs Generative Grammar
Contoh Kalimat Verb Phrase
Verb Phrase
Traditional Grammar
Generative Grammar
He sleeps without a pillow.
(Dia tidur tanpa bantal.)
sleeps
sleeps without a pillow
I will ask you a question.
(Saya akan menanyakan satu pertanyaan kepadamu.)
will ask
will ask you a question


LEBIH BANYAK CONTOH VERB PHRASE
Contoh-contoh verb phrase berikut berdasarkan  traditional grammar.
Keterangan: Verb phrase = bold.
Contoh Kalimat Verb Phrase
Keterangan
enjoy swimming.
(Saya menikmati berenang.)
enjoy = main verb
You should see a doctor during pregnancy.
(Kamu seharusnya mengunjungi dokter selama hamil.)
should = modal auxiliary verb;
see = main verb
It has just been raining in Bandung.
(Baru saja turun hujan di Bandung.)
has, been = auxiliary verb;
just = adverb (modifier);
raining = main verb berupa present participle
That is yours.
(Itu milikmu.)
is = main verb berupa linking verb
He has worked at the office since January.
(Dia telah bekerja di kantor itu sejak Januari.)
has = auxiliary verb;
worked = main verb berupa past participle

Soal Verb Phrase dan Jawabannya
1.      Tika and I are going to visit our college friend tomorrow.
·      Are going to visit
2.      I have not met him yet
·      Have met
not (adverb) bukan bagian verb phrase
3.      He won’t have been sleeping long when you pick him up.
·      Will have been sleeping

PENGERTIAN TENSES
Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa. Di Indonesia dikenal 16 macam tensesbahasa Inggris.

MACAM-MACAM, PENGGUNAAN, RUMUS DAN CONTOH KALIMAT TENSES
Berikut macam-macam, penggunaan, rumus dan contoh 16 macam tenses bahasa Inggris.

Penggunaan dan Rumus Tenses
Contoh Kalimat Tenses
Simple Present Tense
Tense ini untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.
We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan opini pembicara.)
S + V-1
Present Continuous Tense
Tense ini untuk membicarakan aksi yang
sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.
I’m driving a car to Bandung now.
(Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
S + am/is/are + present participle
Present Perfect Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih
berlanjut sampai sekarang.
have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
S + have/has + past participle
Present Perfect Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan aksi yang
telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang.
The toddlers have been playing a ball for an hour.
(Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
S + have/has + been + present participle
Simple Past Tense
Tense ini untuk menunjukkan bahwa suatu
kejadian terjadi di masa lampau.
The party started at 10.00 a.m.
(Pesta dimulai jam 10 pagi.)
S + V-2
Past Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.
The team was playing basketball all day yesterday.
(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
S + was/were + present participle
Past Perfect Tense
Tense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.
When he came last night, the cakehad run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
S + had + past participle
Past Perfect Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.
The labors had been demonstratingfor an hour when the manager came.
(Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)
S + had + been + present participle
Simple Future Tense
Tense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.
You will win the game.
(Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
·         S + will + bare infinitive
·         S + be (is/am/are) + going to + bare infinitive
am going to meet him
tomorrow.
(Saya akan menemuinya besok.)
Future Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan aksi yang
akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
He will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)
S + will + be + present participle
Future Perfect Tense
Tense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.
At this time next month, I’ll have finished my English
course.
(Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus
bahasa Inggris.)
S + will + have + past participle
Future Perfect Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.
The cat will have been sleeping longwhen you get home.
(Kucing itu telah lama tidur ketika kamu pulang.)
S + will + have + been + present participle
Simple Past Future Tense
Tense ini untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada dimasa lalu.
He would forgive you.
(Dia akan memaafkanmu.)
S + would + bare infinitive
Past Future Continuous Tense
Tense ini untuk membicarakan suatu aksi yang akan sedang berlangsung (berupa prediksi/rencana) di masa depan pada saat berada dimasa lalu.
She would be working at nine o’clock this morning.
(Dia akan sedang bekerja jam sembilan pagi ini.)
S + would + be + present participle
Past Future Perfect Tense
Tense ini untuk membicarakan suatu aksi
aktivitas yang akan telah dilakukan di masa lalu. Bentuk ini juga digunakan pada conditional sentence type 3.
I thought you would have slept by the time I arrived.
(Saya pikir kamu akan sudah tidur pada saat saya tiba.)
S + would + have + past participle
Past Future Perfect Continuous Tense
Mirip dengan future perfect continuous tense,
namun realisasi aksi yang dilakukan dapat diketahui sekarang karena aksinya terjadi di masa lampau.
He would have been working as a civil engineer in Jakarta by the end of this week last month.
(Dia akan telah bekerja sebagai enjinir sipil di Jakarta pada akhir minggu ini bulan lalu.)
S + would + have + been + present participle
Catatan:
Rumus pada tabel di atas merupakan rumus umum. Beberapa tense seperti simple present tense dan simple future tense memiliki opsi rumus lain yang dijelaskan lebih detail di halaman masing-masing.
Soal simple present tenses dan jawabannya
1. Does your child … to eat all the time?
Want : Kata kerja yang digunakan pada interrogative sentence simple present tense merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb).

2.  I do … the funeral.
Attend :  Auxiliary verb “do” diikuti bare infinitive.

3. The black and white cat … a long tail.
Has : Subjek kalimatnya “black and white cat” (kucing belang hitam-putih ~ singular subject), maka diikuti singular verb.

                                                                            #3

Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. Bukan sempurna karena cantik seperti Gita Gutawa, tetapi sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).
Rumusnya Present Perfect Tense begini:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3
Nah, setelah Subject (S) maka pakai “have” atau “has” sesuai pasangannya. Have dalam konteks ini artinya adalah: sudah, telah, barusan. Yang aneh dalam bahasa inggris Have + ES bukan Haves tetapi HAS. Jadi pasangannya begini:
He, She, It, John, Merry, Mufli : Has
You, We, They, Ellen and Budi: Have

#4


 Form and Style of  Business Letter

Full Block.
Full block style is a letter format in which all text is justified to the left margin. In block letter style, standard punctuation is placed after salutations and in other headings. Open punctuation, however, refers to a modification of style where all nonessential punctuation is omitted. A few key factors will help you understand block style format and the difference that open punctuation makes.

  1. Return Address:  If your stationery has a letterhead, skip this. Otherwise, type your name, address and optionally, phone number. These days, it’s common to also include an email address. 2. Date: Type the date of your letter two to six lines below the letterhead. Three are standard. If there is no letterhead, type it where shown.
 3. Reference Line: If the recipient specifically requests information, such as a job reference or invoice number, type it on one or two lines, immediately below the Date.
 4. Special Mailing Notations: Type in all uppercase characters, if appropriate.
5. On-Arrival Notations: Type in all uppercase characters, if appropriate. You might want to include a notation on private correspondence.
 6. Inside Address:  Type the name and address of the person and/or company to whom you’re sending the letter, three to eight lines below the last component you typed. Four lines are standard.
 7. Attention Line: Type the name of the person to whom you’re sending the letter.
 8. Salutation: Type the recipient’s name here. Type Mr. or Ms. [Last Name] to show respect, but don’t guess spelling or gender.
 9. Subject Line: Type the gist of your letter in all uppercase characters, either flush left or centered. Be concise on one line.
 10. Body: Type two spaces between sentences. Keep it brief and to the point.
11. Complimentary Close: What you type here depends on the tone and degree of formality.
12. Signature Block: Leave four blank lines after the Complimentary Close to sign your name. Sign your name exactly as you type it below your signature. Title is optional depending on relevancy and degree of formality.
 13. Identification Initials: If someone typed the letter for you, he or she would typically include three of your initials in all uppercase characters, then two of his or hers in all lowercase characters.
14.  Enclosure Notation: This line tells the reader to look in the envelope for more. Type the singular for only one enclosure, plural for more.
15. cc: Stands for courtesy copies (formerly carbon copies). List the names of people to whom you distribute copies, in alphabetical order.

Semi-block style
Semi-blok fromat: in a format this text parallel left and all paragraphs in the letter is indented. Format shape on this letter on letter head, date, complementary a close, and signature being in a position flattened right. In the layout uneven right, but can dibilangg flattened middle. Other parts on a letter as inside address, subject, salutation, body of letter, and enclosure if terdapatnya attachment letter,Being flattened on the left.
Sample Form Letter Semi Block Style :

Description:
1.Kop Letter
2. Date of preparation of letters
3. Letter No.
4. attachment
5. case
6. The letter addressed
7. a word of salutation
8a. Introduction letter
8b. Explanation letter
8c. The cover letter
9. Greetings Closing
10. Name of office
11. signature
12. Names to approach
13. copy
14. Attachment page letter / initials


#5

Subject-Verb Agreement & Vocabulary and Reading

Simplified-style
Simplified-style business letters contain all the same elements as the full-block and semi-block letters. Like the full-block format, the simplified format left-justifies every line except for the company logo or letterhead. The date line is either slightly right of center or flush with the center of the page. Letters written in the simplified format have fewer internal sections, such as the body, salutation and date line.
Using the simplified style is the most useful at times when you don’t have a recipient’s contact name. Because the simplified style does not require a salutation, you don’t need the person’s name. The simplified format does away with unneeded formality while maintaining a professional approach.

Hanging-Indented Style
This very useful style places the first words of each paragraph prominently on the page. It is useful for letters that deal with a variety of different topics. However, for normal business communications, this style is very rarely used. The first line of the paragraph begins at the left-hand margin. And the other lines of the same paragraph are indented three to four spaces. This is the reversal of semi-indented style discussed in other page.

Subject-Verb Agreement & Vocabulary and Reading

Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak).
Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).
Subject-Verb Agreement
Secara umum pada bentuk present tense, singular verb berupa base form (bentuk dasar) dariverb dengan ditambahkan ending (akhiran) -s. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkanending -s (sebaliknya, plural subject ditambahkan ending -s). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak (tidak termasuk verb “be” (was, am) pada “I”).

No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
The sun rises. (Matahari terbit.)
2
The stars shine. (Bintang bersinar.)
3
Leo rarely eats white bread. (Leo jarang makan roti putih.)
4
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)

#6
  Arranging a Business Meeting
Meeting  memberikan Anda dan rekan bisnis Anda kesempatan untuk memperkuat hubungan kerja , bertukar pikiran dan memecahkan masalah . Namun, pengaturan pertemuan tidak selalu sesederhana mengirim e -mail dengan permintaan untuk bertemu . Ada logistik yang terjadi di balik layar untuk memastikan orang muncul di tempat yang tepat , pada waktu dan dengan ide-ide yang tepat .

Mengungkapkan Tujuan
Hal pertama yang perlu dipertimbangkan ketika mengatur pertemuan bisnis mengapa harus terjadi. Beberapa pertemuan fokus pada tim-bangunan dan membuat perusahaan Anda tempat yang lebih menarik. Lainnya mendukung perencanaan atau pelaksanaan proyek jangka panjang, atau menyampaikan berita dari promosi. Pertemuan yang informal, pendek atau memiliki peserta lebih sedikit cenderung membutuhkan agenda. Ketika Anda perlu sebuah agenda, termasuk judul pertemuan, tanggal, peserta dan tujuan keseluruhan di bagian atas dokumen Anda. Ikuti dengan topik utama diskusi - termasuk perkenalan dan langkah-langkah selanjutnya yang diperlukan.

Tentukan Peserta
Pilih peserta untuk pertemuan yang berada di lingkaran langsung ketika datang ke informasi yang akan dikomunikasikan atau keputusan yang harus dibuat. Ada aspek teknis untuk yang Anda undang, tetapi ada juga "rasa" Anda ingin membuat. Idealnya, peserta rapat bersemangat untuk belajar dan berbagi - hormat memberikan ide sebanyak yang mereka ambil. Individu yang membuat keputusan penting harus menerima semua informasi dan bersedia untuk berinvestasi dalam hasil terbaik. Hindari mengundang lebih dari delapan peserta untuk mempertahankan aliran yang baik dan struktur. Seorang moderator membantu menjaga pertemuan Anda di jalur.

#7
Making a General Business

Membuat General Business bertanggung jawab untuk mengajar kursus bisnis umum diperlukan dari Lebow mahasiswa . Kursus ini mencakup Yayasan Bisnis I dan II dan Business Consulting . Departemen ini juga menawarkan kursus seminar kewirausahaan sosial , pengambilan keputusan dan kepemimpinan . instruktur Umum Bisnis departemen akan memperkenalkan Anda kepada semua bidang fungsional bisnis , aspek kuantitatif pengambilan keputusan dan faktor perilaku umum untuk semua struktur organisasi .


#8

Personal pronouns adalah kata ganti untuk orang, binatang, tempat, atau sesuatu benda. Dalam kalimat, personal pronouns dapat digunakan sebagai subjek (the subject of a verb) maupun objek (the object of a verb)
Subject Pronouns
Personal pronouns yang digunakan sebagai subjek kata kerja adalah I, you, he, she, it, we,dan they. Perhatikan contoh kalimat berikut ini:
- Lisa likes cats. She has four cats.
Pada kalimat pertama, Lisa (proper noun) adalah subjek kalimat atau subjek kata kerja likes. Sedangkan pada kalimat kedua, she adalah subjek kalimat dan sebagai kata ganti untuk Lisa.
Beberapa contoh personal pronouns sebagai subjek:
- My name is Michael. I am fourteen.
- My father works hard. He works in a factory.
- My sister is older than me. She is twelve.
- Our dog is very naughty. It likes to chase cats.
- Bob, you are a bad boy!- Jim and Jeff are my brothers. They are older than I am.


Object Pronouns
Personal pronouns yang digunakan sebagai objek kata kerja adalah me, you, him, her, it, usdan them. Perhatikan contoh kalimat berikut ini:
- Lisa likes cats. She likes to stroke them.
Pada kalimat pertama, cats adalah objek kalimat atau objek kata kerja likes. Sedangkan pada kalimat kedua, them adalah objek kalimat dan sebagai kata ganti untuk cats.

Beberapa contoh personal pronouns sebagai objek :
- I’m doing my homework. Dad is helping me.
- Goodbye, children! I’ll call you later.
- Where is John? I need to speak to him.
- Miss Garcia is very nice. All the children like her.
- The car is very dirty. Mom is cleaning it.
- Uncle Harry called Mary to ask her a question.
- My chocolates are all gone. Someone has eaten them.
Dalam tata bahasa Inggris, pembicara atau orang yang berbicara disebut dengan orang pertama (first person), sedangkan yang diajak berbicara adalah orang kedua (second person), dan orang yang dibicarakan disebut sebagai orang ketiga (third person).
Berikut ini adalah tabel kata ganti untuk orang pertama (first person), kedua (second person), dan ketiga (third person).











subject

object



first person singular

I

me



second person singular

you

you



third person singular

he

him





she

her





it

it



first person plural

we

us



second person plural

you

you



third person plural

they

them






 #9
Verb as Complement & Vocabulary and reading
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, danobject complement.

·  Subject Complement
Pengertian Subject Complement
Subject complement adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu: predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Contoh Subject Complement [SC= bold, linking verb= italic]
Contoh Kalimat Subject Complement
Keterangan
Mr. Mamat was a great headmaster.
(Mr. Mamat adalah kepala sekolah yang hebat.)
headmaster (predicate noun)= menerangkan subjek (Mr. Mamat);
a, great= modifier yang menerangkan headmaster;
a great headmaster= noun phrase
That lady is very beautiful.
(Wanita itu sangat cantik.)
beautiful (predicate adjective)= menerangkan subjek (lady);
very = modifier yang menerangkan beautiful;
that lady= noun phrase
These are yours.
(Ini milikmu.)
yours (predicate pronoun)= menerangkan subjek (this);
these= demonstrative pronoun
The noodle tasted delicious.
(Mie tsb terasa lezat.)
delicious (predicate adjective)= menerangkan subjek (noodle);
the noodle= noun phrase
My favorite activities are shoppingand traveling.
(Aktivitas favoritku adalah belanja dan jalan-jalan.)
shopping, traveling (gerund)= menerangkan subjek (activity);
my favorite activity= noun phrase
His dream is to win a cooking contest.
(Impiannya adalah menang kontes masak.)
to win a cooking contest (infinitive)= menerangkan subjek (dream);
his dream= noun phrase

· Verb Complement
Verb complement adalah direct object atau indirect object dari suatu action verb. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun, seperti: gerund, infinitive, dan noun clause.
Contoh Verb Complement [DO= bold; IO= italic]:
Contoh Kalimat Verb Complement
Direct Object
Indirect Object
My boss paid me two thousand dollars.
(Bosku membayarku dua ribu dollar.)
noun phrase
pronoun
I love swimming.
(Aku suka berenang.)
gerund
She wanted to go.
(Dia ingin pergi.)
infinitive
He discovered that creating a website is quite easy.
(Dia mendapati bahwa membuat sebuah website cukup mudah.)
noun clause

#10

Making a General Business

Etika tidak hanya ditampilkan dalam tingkah-laku maupun sikap, melainkan tata cara administratif maupun surat menyurat utamanya untuk surat-surat resmi.  Sebuah perusahaan besar maupun bonafid, akan senantiasa melakukan hubungan dan komunikasi yang baik terhadap karyawan atau bahkan terhadap calon karyawannya. Hal ini dilakukan dalam menjaga pencitraan nama baik perusahaan itu sendiri. Kebiasaan baik ini bisa ditunjukan dalam proses lamaran kerja, dimana tetap dilakukannya komunikasi kepada para pelamar yang tidak lulus seleksi atau tidak memenuhi kualifikasi perusahaan.
Melalui kebiasaan inilah, maka kredibilitas akan perusahaan yang memiliki sistem administrasi serta manajemen yang sehat akan senantiasa terpelihara. Menyiapkan surat penolakan lamaran kerja yang baik, setidaknya perusahaan berempati sebagai bentuk balasan serta apresiasi atas usaha yang ditunjukan para pelamar kerja selama ini. Lamaran kerja merupakan proses yang tidak dapat dilihat dari satu sisi, melainkan suatu proses yang boleh dikatakan hubungan yang saling menguntungkan. Hanya saja dengan ketersediaan posisi yang terbatas tidak sebanding dengan besarnya peminat, maka perusahaan pun mengeluarkan kebijakan yaitu melakukan seleksi internal agar semua memiliki kesempatan yang sama, baik mulai tahap penyeleksian dokumen hingga seleksi akhir wawancara kerja.

beberapa referensi: wordsmile.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar